Staf Penanggung Jawab Program Peternakan Yayasan Yabima Ester Lestariningsih mengatakan untuk memenuhi kebutuhan energi biogas per rumah diperlukan sedikitnya kotoran dari dua ekor sapi. Kotoran dari dua ekor sapi tersebut dapat dibuat menjadi energi biogas yang mampu digunakan memasak selama dua jam.
Ester mengungkapkan untuk membuat peralatan biogas hanya dibutuhkan dana Rp700 ribu. Dana tersebut digunakan membuat bak penampungan kotoran, selang penghubung gas, plastik tempat penampungan gas, dan kompor. Biaya tersebut lebih murah dari perhitungan Dinas Peternakan yang menghitung biaya Rp2,5 juta untuk membuat alat biogas.
Pembuatan
Cara membuat biogas relatif mudah. Pertama hancurkan kotoran sapi hingga menjadi cairan. Kotoran sapi dicampur dengan air sampai larut kemudian ditampung dalam bak penampungan. Dibutuhkan waktu empat hingga lima hari untuk menghasilkan gas metana. Gas metana yang dihasilkan dialirkan melalui paralon ke kantong pelastik. Dari kantong plastik, kemudian dialirkan ke kompor, dan siap digunakan untuk memasak.
Ayo Pertamina, mari kerja keras untuk energi kita



{ 11 comments… read them below or add one }
Harga reaktor biogas memang bervariasi. Untuk reaktor plastik memang lebih murah. Kami menjual paket siap instal yang terdiri dari biodigester (reaktor) plastik (sudah dilengkapi outlet gas 1/2″), penampung gas, katup regulator tekanan dan kompor seharga Rp. 750 rb (belum termasuk ongkos kirim).
Untuk reaktor dari bahan fiber harganya 2,5 jt (digester fiber, penampung, katup regulator, kompor, slang 20 m). Harga tersebut untuk instalasisiap instal untuk 1 KK, tidak termasuk galian dan ongkos kirim (tergantung jarak).
Untuk reaktor konstruksi bata – semen dan cor-an semen, harganya 6 jt (franco Bandung). Harga bisa kurang untuk instalasi di Jawa Tengah atau Jawa Timur karena harga material di sana lebih murah daripada Jawa Barat. Jadi tergantung lokasi karena sangat bergantung pada harga material (batubata, pasir, semen) di setiap lokasi.
Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi saya di yonobbc@gmail.com
@Tuan Yono:
wah, oke deh pak Yono. Kepada rekans sekalian, ada yang berminat?
Yanti tukang kerupuk´s last story: 5 tips menghindari mati
Mbak yanti …kotoran nya apakah di keringkan dulu atau langsung dicampur air?
@Mr,Kem:
Yang kering atau basah sama saja mas. Tetep dicampur air dengan takaran sesuai.
Yanti tukang kerupuk´s last story: 5 tips menghindari mati
BIOGAS dapat dibikin juga dari kotoranmanusia
@Biogas:
wah, mantap tuh mas. Di lampung juga sudah ada mas.
Yanti tukang kerupuk´s last story: 5 tips menghindari mati
setiap orang dapat membuat bio gas
baca ini : http://kaumbiasa.com/bio-gas-dan-mck-pintar.php
@tutorial digital:
SemangaddS!
@Farus:
Numpang teduh ya mas? Mau sekalian ngopi Lampung ga?hihihi..Silahkan!
semangat..semangat.. terus mbak yanti ampe titik darah penghabisan tunjang terus kerja keras adalah energi kitanya..kalo perlu kusokong lewat postingan dari blogku demi mbak yantilah..
selamat siang tante….permisi numpang teduh…boleh kna….? salam …