Gara-gara Bonek!

30/01/2010

in Sekitar Kita

Bondho Nekat atau lebih dikenal Bonek, julukan bagi suporter fanatik kesebelasan Sepakbola Persebaya memang terkenal sangar semenjak jaman kuda gigit besi. Bondho nekat yang bila diartikan dalam bahasa Indonesia adalah modal nekat, memang tidak diketahui darimana muncul istilah tersebut. Namun merunut dari sejarah, istilah Bonek di munculkan pertama kali oleh Harian Pagi Jawa Pos pada tahun 1989 untuk menggambarkan fenomena away supporter kala itu yang bermodalkan semangat saja, alias nekat.

Bonek kini lebih dikenal sebagai supporter fanatik yang sering melakukan tindakan anarkis. Meski kerap dijatuhi hukuman dan sanksi, mereka tetap saja berulah. Namun, ada fakta lain yang baru terungkap. Istilah Bonek sebenarnya sudah ada semenjak perang perebutan kemerdekaan dahulu. Bonek-bonek pada waktu itu memang benar-benar nekat. Bermodalkan senjata seadanya, mereka dengan gagah berani mengusir penjajah.

Bonek-Bondho Nekat melawan penjajah

Bonek dulu dan kini sebenarnya memiliki kesamaan dalam hal semangat dan patriotisme. Perbedaannya, Semangat dan Patriotisme Bonek jaman dulu adalah membela Indonesia Hidup atau Mati. Kini, Bonek memiliki tugas yang lebih berat dari pendahulunya, yaitu mempertahankan kemerdekaan dan membangun Indonesia. Dengan semangat Patriotisme yang membara tersebut, seharusnya Bonek bisa lebih berkiprah ditataran yang lebih baik dari sekedar berbuat anarki. Mampukah bonek menjawab tantangan ini?

Pesan moral buat para bonek. Akankah terus anarki? Semoga Bonek kedepan lebih dewasa, bangga menjadi orang Surabaya dan mampu mengangkat derajat sepakbola Indonesia lebih maju. Salam.

Hasil pencarian lainnya:

bonek, bonek anarki, suporter fanatik, www fansclubpersebaya com, suporter fanatik indonesia, suporter anarkis, suporter anarki, 10 supporter anarkis, sejarah bonex, bonek fanatik

{ 1 trackback }

how to ollie
01/02/2010 at 19:56

{ 14 comments… read them below or add one }

1 muhammad zakariah 09/02/2010 at 08:49

wah.. saya termasuk salah satu bonek, tapi saya nggak anarkis, melainkan cinta damai, cinta dgn semangat patriotisme bangsa ini untuk maju dan berkembang.. gak semua bonek py watak anarkis lho, tu cuma oknum doank.. aq sih datang, beli tiket, nonton bola dan menikmati, dan pulang dgn tertib.. hehe.. :mrgreen:

thanks infonya…. salam.. ;)
muhammad zakariah´s last story: Demokrasi yg kelewat batas !!!

Reply

2 yayat38 03/02/2010 at 00:55

saya yang tinggal di surabaya malah baru tahu sejarah nya
he he t e r l a l u

Reply

3 catatan febri 02/02/2010 at 08:31

ternyata ada sisi postif dari bonek ya, moga-moga bonek gak anarkis lagi
catatan febri´s last story: Saving Private Century

Reply

4 iwan 01/02/2010 at 06:00

nice post mbak, semoga bonek tidak lagi anarkis
salam kenal :)

Reply

5 Yanti tukang kerupuk 01/02/2010 at 20:02

@Iwan:
Yah, semoga bonek bisa baca tulisan ini..Salam

Reply

6 Rafi 01/02/2010 at 01:29

“Pesan moral buat para bonek. Akankah terus anarki? Semoga Bonek kedepan lebih dewasa, bangga menjadi orang Surabaya dan mampu mengangkat derajat sepakbola Indonesia”

Setuju Banget tuh mbak. Hmmm…Nice Posting

Reply

7 Yanti tukang kerupuk 01/02/2010 at 20:01

@Rafi:
Terima kasih mas dah mampir. Maaf jika saya belum sempat silaturahmi balik ke tempat mas..Salam

Reply

8 Mr, Kem 31/01/2010 at 22:25

hehe…hanya mampir aja mba.. dukungan kontes sudah terpasang di kampung jilbab dan sahabat blogger. bener apa ga naruh link nya??…semoga niat tulusnya bisa dikabulkan oleh Allah..amiiin
Mr, Kem´s last story: Menyikapi 100 hari kerja SBY – BOEDIONO

Reply

9 Yanti tukang kerupuk 31/01/2010 at 23:15

@Sahabat Blogger:
Waduh, mas..Kok ya jadi ngerepoti gini…Makasih sekali lho dah sudi ikutan membantu doa dan linkbacknya. Doa dari mas saja sudah cukup memberikan semangat kami..Salam
Yanti tukang kerupuk´s last story: Menghitung amal (Sebuah renungan pribadi)

Reply

10 sawali tuhusetya 31/01/2010 at 20:57

wah, ternyata bonek sudah ada sejak zaman kemerdekaan toh, mbak. baru tahu saya. semoga saja label bonek yang saudara2ku sandang bisa digunakan utk hal2 yang positif.
sawali tuhusetya´s last story: Bank Century, Unjuk Rasa, dan Pemakzulan

Reply

11 Yanti tukang kerupuk 31/01/2010 at 21:35

@Pak Sawali:
Iya pak, kebetulan saya dan suami pernah kuliah di Surabaya, jadi tahu betul fanatisme bonek itu seperti apa.Yah,smoga Bonek gak anarkis lagi…
Yanti tukang kerupuk´s last story: Menghitung amal (Sebuah renungan pribadi)

Reply

12 iissugianti 31/01/2010 at 12:11

RT @TopsyRT: Bonek,Bondho Nekat Supporter Fanatik Persebaya | Astaga!com lifestyle on the net Life is a Contest http://bit.ly/94ysHS

Reply

13 iissugianti 31/01/2010 at 12:02

Semua gara-gara Bonek!->http://kontestan.tekwanmodel.web.id/gara-gara-bonek.html

Reply

14 arif 31/01/2010 at 11:25

kok ga ada yg berani nenangin bonek yah? polisi aja ga mampu..lalu gunanya???
arif´s last story: Tutorial Rubik 3×3 Layer by Layer

Reply

Leave a Comment

CommentLuv Enabled

Previous post: Menghitung amal (Sebuah renungan pribadi)

Next post: Fakta ramalan Pilpres 2009

Load: 1.401 seconds and 31 queries