Kerja keras memang butuh energi. Weh, kok seperti kontes SEO kerja keras adalah energi kita? Memang, karena masih ada hubungannya. Kerja Keras adalah energi kita merupakan Slogan, bisa dibilang juga semboyan baru dari perusahaan Minyak Negara, PT Pertamina, sedangkan kerja keras memang butuh energi itu adalah semboyan saya sebagai wong cilik untuk sekedar menyemangati diri sendiri ketika susah mendapatkan gas ELPIJI.
Butuh kerja keras semua lini untuk mengubah ini semua!
Pertama kali digelar konversi minyak tanah ke gas, tak ada edukasi ke masyarakat dari pihak PT.Pertamina sehingga masyarakat awam justru ketakutan menggunakan tabung ELPIJI.
Pelaksanaan konversi yang terkesan terburu-buru ini akhirnya mengulang sejarah! Sistem distribusi dan koordinasi yang buruk menyebabkan minyak tanah maupun gas tidak gampang diperoleh.
Dan pada akhirnya, seperti menjadi kebiasaan bangsa ini, kelangkaan Minyak tanah dan gas justru dimanfaatkan (oleh oknum) untuk mendulang rupiah. Nasib…nasib.. mau murah malah mahal. Ternyata butuh kerja keras dan energi extra tuk sekedar bisa makan gorengan! Lho???.
Review dan harapan buat PT.Pertamina: (+Tunggu tanggapan dari pemirsa lainnya ya, semoga ada yang lebih mengena, hehehehe+)


{ 17 comments… read them below or add one }
Benar-benar kerja keras untuk menguras perut bumi…
industri ekstraktif memang penuh dengan profesional yang bekerja sangat keras… namun seringkali di depan perusahaan2 ekstraktif itu banyak yang berebut uang… (doh)
Kalo masalah BBM ini tak khan ada habis-habisnya… yang untung yach..penyalur BBM tu…
Anchor ku terserah Mbak yanti aja dech mau dibikin.. Thanks
Salam Hangat
@Mas Agusman: Anchornya apa ya mas? yang kira-kira bisa bantu mas apa?Salam.yanti
coba ikutan…siapa tahu beruntung
@Nusapos:Yup,ikutan dung! Biar rame!kekeke.Salam.Yanti
kontes SEO lagi ya…???
hmmm.. ikut lagi gak ya… ?
@Mas Vikhi: Ikutan ajah mas, biar rame sekalian? kan gak ada mas gak rame? hehehehe..salam.Yanti
Wah sebenere pemerintah punya segudang aturan dan ide bagus. sayang realisasinya kurang. banyak penyelewengan di dalam pelaksanaannya.
ganti aja pakai batu bara
atau gak usah masak,,,,,,
salam kenal dari saya mba’….
silahkan mampir ke rumah…
@Mas Robi: Salam kenal mas.bener apa yang dikatakan mas.Perlu pembenahan internal yang intens dari Pertamina. Setelah itu beri edukasi yang memadai tentang energi dan sumber energi kita, agar masyarakat mengerti energi itu mahal harganya, hikss,hikss!
salam.yanti
maaf baru sempat dateng kesini nih
@mbah: kemana ajah mbah? kirain lagi bertapa?
Betul, setuju mba, emang begitu kenyataannya, Indonesia sekarang kok ga ada bedanya kaya tahun 60′an masih antri minyak. Padahal cadangan minyak kita yang terbesar ke 3 di dunia lhoo… berarti dari dulu Pertamina kurang kerja keras dong…?
@mas ranger: tapi mesti diingat juga mas, cadang minyak bumi indonesia tinggal 23 tahun lagi lho..kalo gak cepet cari alternatif lain, bisa-bisa kita makin terpuruk kebanyakan impor minyak!
salam.
No comment deh untuk pertamina, atau adiknya pertamini.
selalu ada yang dikorbankan, dan mereka tidak mau berkorban.
@Plasabook:Yup, musti cari cara lain ya bos? Jangan hanya kerja keras, tapi juga harus kerja cerdas!
Seperti biasa!Mengamankan pertamax, eh ELPIJI dulu!
Harapan buat Pertamina:
1. Murah
2. Gampang diperoleh
3. Beri edukasi ke masyarakat
4. Cari alternatif energi lain.
Salam.yanti